Rule

Menjadwalkan rule

Dua mode penjadwalan, sepuluh check interval, grid timetable mingguan, dan cara dispatcher mengambil rule yang jatuh tempo. Halaman ini bagian dari dokumentasi AdOps, ada di bagian Rule, dan terakhir diperbarui 20 Agustus 2026. AdOps menjalankan rule — kondisi ditambah aksi — pada kampanye Meta Ads Anda sesuai jadwal yang Anda tentukan.

Diperbarui

Fakta kunci

Mode penjadwalan
2 mode check interval tetap, atau timetable per hari dan jam
Pilihan check interval
10 pilihan 15 menit sampai 4320 menit (72 jam)
Ukuran grid timetable
24 baris jam x 7 hari plus kolom Week yang menyalakan satu jam di ketujuh hari
Tick dispatcher
setiap 10 detik memilih rule ACTIVE yang waktu eksekusi berikutnya sudah lewat
Interval cadangan
60 menit dipakai saat sebuah rule tidak punya check interval yang valid

Kartu Schedule Configuration hanya menyediakan dua mode. Run every <interval> mengevaluasi rule pada siklus tetap 15 menit sampai 72 jam. Run on spesific days and time mengevaluasinya hanya pada jam yang Anda klik di grid mingguan. Ada rentang tanggal opsional untuk membatasi masa aktif rule, dan rule yang sudah tersimpan menampilkan Next Scheduled Execution.

Check interval apa saja yang tersedia?

Ada sepuluh, dan bentuknya pilihan tetap, bukan isian bebas:

Nilai tersimpan (menit)Label
1515 minutes
3030 minutes
601 hour
1202 hours
1803 hours
3606 hours
72012 hours
144024 hours
216036 hours
432072 hours

Kalau sebuah rule berakhir tanpa interval yang bisa dipakai, AdOps memakai 60 menit.

Bagaimana timetable bekerja?

Memilih Run on spesific days and time mengganti dropdown interval dengan sebuah grid: 24 baris jam pada delapan kolom berjudul Week, Su, Mo, Tu, We, Th, Fr, Sa. Klik satu sel untuk mengaktifkan jam itu pada hari itu. Klik sel di kolom Week untuk menyalakan jam tersebut di ketujuh hari sekaligus.

Ketika AdOps butuh waktu eksekusi berikutnya, ia mencari slot aktif berikutnya di hari ini, dan kalau tidak ada, ia memindai maju hari demi hari, melewati Sabtu ke Minggu, sampai satu minggu ke depan. Timetable kosong tidak memberi engine apa pun untuk dijadwalkan, jadi aktifkan minimal satu sel.

Menambahkan rentang tanggal

Centang Run within a date range untuk memunculkan date-range picker. Default-nya hari ini sampai hari ini plus 7 hari dan menolak tanggal mulai sebelum hari ini. Rule di luar jendelanya dilewati dispatcher, sehingga kontrol ini cocok untuk promo, peluncuran, atau dorongan musiman yang harus berhenti mengotomasi dengan sendirinya.

Bagaimana dispatcher mengambil rule Anda

AdOps menjalankan sweep dispatch tiap 10 detik. Setiap sweep memilih semua rule berstatus ACTIVE yang waktu eksekusi berikutnya sudah lewat dan yang jendela tanggalnya — bila ada — sedang terbuka. Untuk tiap rule jatuh tempo, ia menarik campaign yang cocok dari Meta Graph API, mengikuti pagination 1000 entitas sekaligus, lalu memasukkan satu job per ad account ke antrean berbasis Redis. Worker kemudian mengambil job itu, membaca Insights, mengevaluasi condition, dan menjalankan action.

Dua konsekuensi yang perlu diingat:

  • Satu sweep tidak pernah dimasuki ulang oleh tick berikutnya, jadi sweep yang lambat menunda sweep sesudahnya, bukan berjalan dua kali.
  • Rule jatuh tempo diproses satu per satu, dan pengambilan satu ad account bisa menambah sampai tiga detik backoff sebelum akun itu dilewati. Interval Anda adalah waktu paling awal sebuah rule bisa berjalan lagi, bukan kepastian ritme.

Schedule versus action frequency

Keduanya kontrol berbeda dan bisa dipadukan.

{
  "schedule_action": "interval",
  "check_interval": "15",
  "tasks": [
    { "action": "increase_budget_campaign", "action_frequency": "2_hours" }
  ]
}

Rule itu dievaluasi tiap 15 menit, jadi condition dicek dengan angka segar 96 kali sehari, tetapi satu campaign hanya dinaikkan budget-nya paling sering tiap 2 jam. Action frequency-lah yang mencegah jadwal cepat menyiksa sebuah campaign.

Memilih ritme

Mulailah lebih lambat dari yang terasa pas. Interval 1 jam pada rule pause memberi Anda dua puluh empat titik keputusan sehari dan log yang mudah dibaca; interval 15 menit pada rule budget tanpa action frequency memberi sembilan puluh enam kesempatan melipatgandakan kesalahan. Percepat interval setelah log membuktikan rule-nya berperilaku benar.

Timetable dayparting AdOps: grid jam terhadap tujuh hari, dengan jam siang terisi navy untuk semua hari serta jam malam dan sore akhir pekan dibiarkan kosong. Data contoh
Atau gambar jamnya. Apa pun di luar bentuk yang Anda isi tidak akan berjalan. Baca detailnya
Gambar jam-jam saat rule boleh berjalan. Malam mati, sore akhir pekan mati, dan tidak ada yang berjalan di luar bentuk itu. Enam detik, tanpa suara. 6 dtk No sound

Pertanyaan seputar halaman ini

Kalau interval saya set 15 menit, apakah rule benar-benar menyala tiap 15 menit?

Anggap interval sebagai batas bawah, bukan janji. Dispatcher mengecek pekerjaan jatuh tempo tiap 10 detik dan satu sweep memproses rule secara berurutan, jadi eksekusi bisa mulai lebih lambat dari waktu jatuh temponya ketika banyak rule atau banyak campaign sedang diproses.

Apa beda schedule dan action frequency?

Schedule menentukan seberapa sering seluruh rule dievaluasi. Action frequency adalah cooldown per task yang menentukan seberapa sering task itu boleh menyala pada campaign yang sama. Sebuah rule bisa dievaluasi tiap 15 menit sementara satu task di dalamnya menaikkan budget paling sering tiap 2 jam.

Untuk dayparting, sebaiknya pakai timetable atau condition waktu?

Pakai timetable kalau rule memang tidak perlu dievaluasi di luar jendela waktu. Pakai condition Time greater than dan Time less than kalau rule harus berjalan terus tetapi hanya boleh bertindak di dalam jendela — cara ini juga mencatat Fail pada condition waktunya sehingga log menjelaskan kenapa tidak ada yang terjadi.

Bisakah sebuah rule berhenti sendiri?

Bisa. Centang "Run within a date range" lalu pilih tanggal mulai dan selesai. Picker-nya default hari ini sampai hari ini plus 7 hari dan menolak tanggal mulai di masa lalu.

Baca sekali, lalu tulis rule-nya.

Semua yang ada di manual ini menjelaskan layar yang bisa Anda buka hari ini. Mulai uji coba dan ikuti langkahnya langsung di produk, bukan di halaman ini.

Mulai uji coba gratis Dokumentasi

Gratis 14 hari · tanpa kartu

Di dalam produk

Seperti apa layarnya sebenarnya

Sembilan layar dari dashboard yang berjalan — rule builder, metric picker, grid dayparting, dan log yang mencatat apa yang terjadi. Geser untuk melihat.

  • Performance Dashboard AdOps menampilkan kartu Purchase ROAS 2,380x dan Aggregated ROAS 2,088x yang keduanya berbadge Profitable, kartu Monthly Budget Rp 155jt, dan Spend Breakdown yang mengurutkan lima ad account teratas dengan bar budget utilization di 45,5 persen.
    Performance Dashboard. Dua angka ROAS hingga tiga desimal, meteran budget, dan spend yang diurutkan per ad account — untuk Today, Last 7 days, Last 30 days, atau This month.
  • Daftar rule AdOps menampilkan dua belas rule otomatisasi, masing-masing dengan toggle aktif/nonaktif, ad account yang dikelolanya, dan kapan terakhir kali dipicu — sebagian beberapa menit lalu, sebagian dengan timestamp bertanggal.
    Rule List. Semua rule, apa yang dikelolanya, dan kapan terakhir berjalan. Hanya toggle yang memisahkan draft dari live.
  • Condition builder AdOps menampilkan satu task dengan kondisi jam terhadap tujuh tag hari, satu grup AND bersarang berisi kondisi spend lifetime di bawah 400.000, dan task kedua dengan empat kondisi metrik bertumpuk.
    Kondisi. Metrik, periode, operator, nilai — digabung dengan AND atau OR dan bisa bersarang, sehingga satu rule bisa menyatakan hal yang tak bisa dinyatakan dropdown.
  • Pemilih metrik AdOps terbuka di atas satu baris kondisi: panel dengan tab Meta Ads dan Custom metrics, kotak pencarian, dan daftar metrik yang dapat digulir dengan Spend terpilih.
    Pemilih metrik. Empat puluh lima metrik Meta dan kolom sheet Anda sendiri dalam satu daftar, masing-masing membawa periode pelaporan dan enam pilihan operator.
  • Timetable dayparting AdOps: grid jam terhadap tujuh hari, dengan jam siang terisi navy untuk semua hari serta jam malam dan sore akhir pekan dibiarkan kosong.
    Grid dayparting. Atau gambar jamnya. Apa pun di luar bentuk yang Anda isi tidak akan berjalan.
  • Detail log eksekusi AdOps: satu campaign, dua panel aksi berbadge Not Executed, masing-masing memuat parameter aksi dan setiap kondisi yang dievaluasi beserta nilai aktual, nilai yang diharapkan, dan badge Pass atau Fail.
    Detail Rule Log. Alasan sebuah rule tidak melakukan apa-apa dicatat sama telitinya dengan alasan ia bertindak — aktual versus ekspektasi, kondisi demi kondisi.
  • Activity log AdOps memuat kenaikan budget dan penggantian nama campaign, tiap baris menyebut campaign yang terdampak lewat id-nya, rule penyebabnya, dan berapa lama lalu kejadiannya.
    Activity Log. Satu baris untuk setiap perubahan yang AdOps lakukan di akun Anda, menyebut campaign dan rule yang bertanggung jawab.
  • Daftar ad account AdOps: delapan belas ad account Meta dengan toggle aktif/nonaktif, id akun, badge Active atau Inactive, dan spend bulan ini dalam rupiah.
    Ad Accounts. Akun yang ditemukan dari Meta masuk dalam keadaan mati. Tidak ada yang dibaca, dan tidak ada yang diubah, sampai Anda menyalakannya.
  • Editor custom metric AdOps yang memetakan Google Spreadsheet: id spreadsheet, nama sheet, kolom untuk mencocokkan campaign, dan kolom yang memuat nilainya.
    Custom metric. Arahkan AdOps ke sebuah sheet, sebutkan kolom pencocok dan kolom nilainya, lalu angka Anda sendiri masuk ke daftar metrik.

Semua gambar dibangun ulang dari antarmuka produk dan diisi data fiktif — tidak ada nama pelanggan, ad account, atau angka spend asli di seluruh situs ini. Lihat cara satu run bekerja