Fitur
Custom metric Google Sheets untuk rule Meta Ads
Custom metric di AdOps menunjuk satu Google Sheet — ID spreadsheet, nama sheet, kolom lookup, dan kolom nilai — sehingga sebuah rule bisa menguji angka Meta Ads yang hidup terhadap angka yang dijaga manusia secara manual, misalnya target ROAS, level stok, atau margin.
Metrik bernama yang terikat ke Google Sheet, diselesaikan saat evaluasi, bisa dipakai di kondisi, nilai budget, dan nama campaign.
Dalam angka
Angka di balik fitur ini
- Sumber data
- Google Sheets Satu-satunya tipe sumber custom metric yang tersedia di builder
- Field per metrik
- 4 Spreadsheet ID, nama sheet, column ID, value column
- Jendela cache memori
- 2 menit Dihitung sejak akses terakhir, dikunci per spreadsheet ID dan nama sheet
- Urutan pengambilan
- 3 lapis CSV export dulu, Google Sheets API berikutnya, cermin MongoDB terakhir
- Timeout unduh CSV
- 30 detik Berlaku untuk request CSV export langsung
- Baca sheet paralel
- 3 per chunk Pengambilan batch menjalankan tiga spreadsheet sekaligus
Data contoh Custom metric AdOps membuat rule bisa membandingkan angka Meta dengan angka Anda sendiri. Satu custom metric menyebut spreadsheet ID Google, nama sheet, kolom lookup, dan kolom nilai, lalu AdOps menyelesaikannya saat evaluasi dengan mencari baris yang kolom lookup-nya cocok dengan campaign dan membaca kolom nilainya. Hasilnya diperlakukan seperti metrik lain.
Kenapa menaruh angka di spreadsheet?
Karena sebagian angka yang seharusnya mengendalikan campaign tidak pernah muncul di Ads Manager. Margin setelah harga pokok. Sisa stok. Target ROAS yang berbeda tiap SKU karena marginnya memang berbeda. Media buyer yang memegang angka itu biasanya sudah memeliharanya di sebuah sheet.
Pilihan lainnya adalah menanam ambang di setiap rule lalu mengedit ulang semua rule tiap kali angkanya berubah. Custom metric memindahkan angka itu keluar dari rule dan masuk ke sheet, tempat pemiliknya bisa mengubahnya tanpa menyentuh otomasi.
Seperti apa bentuk sebuah custom metric?
Membuatnya butuh nama, deskripsi opsional, dan empat field pengikat.
| Field | Contoh | Artinya |
|---|---|---|
| Google Spreadsheet ID | id di URL sheet | Spreadsheet mana yang dibuka |
| Sheet Name | Sheet1 | Tab mana di dalamnya |
| Column ID | Date | Kolom lookup yang dicocokkan dengan campaign |
| Value Column | Revenue | Kolom yang angkanya dikembalikan |
Builder menaruh catatan bahwa spreadsheet ID ada di URL spreadsheet, dan pilihan tipe sumber datanya saat ini menawarkan Google Sheets. Saat Anda menyimpan, AdOps membuka sheet dan memastikan kedua kolom itu ada. Kalau salah satunya hilang, muncul modal merah Google Sheets Validation Failed berisi daftar masalah dan checklist perbaikan, bukan rule yang diam-diam mengevaluasi angka kosong jam 3 pagi.
Contoh nyatanya: target ROAS per SKU
Siapkan sheet yang dipegang buyer Anda. Satu baris per campaign, dikunci dengan campaign ID di kolom lookup, dan target ROAS untuk SKU yang dijual campaign itu di kolom nilai.
Lalu tulis satu rule untuk seluruh akun. Pasang kondisi pada Purchase ROAS untuk Last 7 days, ubah compare mode-nya ke metric, dan arahkan sisi pembandingnya ke custom metric tadi. Ambangnya bukan lagi angka yang Anda ketik, melainkan apa pun yang ditulis buyer di sheet pagi itu, per campaign.
Gabungkan dengan action Pause dan satu tag nama, maka satu rule sudah menegakkan ekonomi per SKU di akun yang tiap SKU-nya punya titik impas berbeda. Ketika tim merchandising menurunkan harga, mereka cukup mengedit satu sel, dan otomasi mengikuti.
Metrik yang sama juga bisa langsung menggerakkan perubahan budget. Tipe nilai pada action budget menerima custom_metric, jadi nominal yang ditulis ke Meta bisa berasal dari kolom yang sudah berisi angka kesepakatan tim finance.
Bagaimana AdOps membaca sheet tanpa membanjiri Google?
Tiga lapis, berurutan.
- CSV export. AdOps memanggil endpoint CSV export langsung milik Google dengan timeout 30 detik dan mengurainya memakai parser yang sadar tanda kutip. Parser itu melacak status kutipan, menangani koma di dalam sel berkutip serta kutip ganda yang di-escape, merapikan nama header, melewati baris kosong, dan membuang baris yang jumlah kolomnya tidak sama dengan header. Sheet back office asli berisi mata uang, alamat, dan nama produk yang mengandung koma, dan pemisahan koma yang naif menggeser semua nilai satu kolom ke kiri.
- Google Sheets API. Error izin dan tidak ditemukan langsung ditampilkan, bukan diulang; kegagalan lain jatuh ke unduhan API yang lebih lambat.
- Cermin MongoDB. Setiap pengambilan yang berhasil ditulis ke koleksi
google_sheets. Kalau Google benar-benar tidak bisa dijangkau, engine memakai baris terakhir yang diketahui dari cermin itu.
Di atas semua itu ada cache memori yang dikunci per spreadsheet dan nama sheet. Akses dalam 2 menit sejak pemakaian terakhir dilayani dari memori, jadi ratusan campaign dalam satu batch berbagi satu pembacaan spreadsheet. Pengambilan batch menjalankan 3 sheet paralel per chunk.
Perlu Anda pahami arti jendela cache itu. Dua menitnya dihitung sejak akses terakhir, bukan sejak pengambilan terakhir. Pada akses yang terus-menerus, yaitu persis kasus batch besar, snapshot yang sama bisa dilayani lebih lama dari 2 menit. Ubah sheet sebelum run, bukan di tengah run, dan perlakukan nilainya sebagai angka kesepakatan terakhir tim Anda, bukan feed real time.
Kemampuan
Apa yang dikerjakan fitur ini, satu per satu.
Tiap baris adalah perilaku yang bisa Anda ulangi di produk hari ini.
- Empat field, satu angka
- Satu custom metric menyebut spreadsheet ID Google, nama sheet, kolom lookup, dan kolom nilai. AdOps mencari baris yang kolom lookup-nya cocok dengan campaign lalu membaca kolom nilainya.
- Divalidasi sebelum tersimpan
- Saat disimpan, builder membaca sheet dan memastikan kedua kolom benar-benar ada. Kalau gagal, muncul modal Google Sheets Validation Failed berisi daftar masalah plus checklist perbaikan.
- Bisa dipakai di empat tempat
- Custom metric bisa menjadi metrik di kondisi, metrik pembanding di kondisi, nilai yang menggerakkan perubahan budget, atau token yang diterjemahkan ke dalam nama campaign.
- Di-cache di memori, dicermin di database
- Baris disimpan di memori 2 menit sejak pemakaian terakhir, dikunci per spreadsheet dan nama sheet, dan setiap pengambilan sukses dicermin ke MongoDB agar gangguan Google tidak menghentikan run.
- Parser CSV yang tahan sheet asli
- Jalur cepatnya memakai CSV export Google dengan parser sadar tanda kutip yang menangani koma di dalam sel berkutip dan membuang baris yang jumlah kolomnya tidak sama dengan header.
Pertanyaan
Yang sering ditanyakan soal fitur ini.
Jawaban langsung, lengkap dengan angkanya.
Apa itu custom metric AdOps?
Custom metric AdOps adalah angka bernama yang dibaca AdOps dari Google Sheet saat evaluasi. Metrik itu menyimpan spreadsheet ID, nama sheet, kolom lookup, dan kolom nilai, lalu AdOps mengembalikan kolom nilai dari baris yang kolom lookup-nya cocok dengan campaign yang sedang dievaluasi.
Di mana saja custom metric bisa dipakai di AdOps?
Custom metric bisa dipakai di empat tempat, yaitu sebagai metrik di kondisi rule, sebagai metrik pembanding di kondisi, sebagai tipe nilai yang menggerakkan action increase, decrease, atau set budget, dan sebagai token yang diterjemahkan ke dalam nama campaign.
Bagaimana kalau Google Sheets tidak bisa diakses?
AdOps mencoba CSV export langsung dari Google lebih dulu lalu jatuh ke Google Sheets API. Kalau keduanya gagal, AdOps memakai salinan baris terakhir yang berhasil dari cermin MongoDB miliknya, sehingga rule berbasis spreadsheet tetap dievaluasi dan tidak diam-diam terlewat.
Seberapa segar data spreadsheet yang dilihat rule?
AdOps menyimpan baris sebuah sheet di memori selama 2 menit dihitung sejak pemakaian terakhir, jadi sheet yang dibaca terus-menerus pada batch besar bisa disajikan dari snapshot yang sama lebih lama dari 2 menit. Ubah sheet sebelum run berjalan, bukan di tengah run.
Apakah AdOps memvalidasi sheet sebelum custom metric disimpan?
Ya. Saat Anda menyimpan custom metric, AdOps membaca spreadsheet dan memastikan kolom lookup maupun kolom nilai memang ada. Kalau salah satunya hilang, muncul modal merah Google Sheets Validation Failed yang memuat setiap masalah beserta checklist cara memperbaikinya.
Berdekatan
Fitur yang bekerja bersama fitur ini
Tulis rule ini di akun Anda sendiri.
Semua fitur di halaman ini tersedia di semua paket. Hubungkan satu ad account, salin satu template, lalu baca log-nya setelah run pertama.